
SANGGAU – Dua puluh murid MAN 1 Sanggau mengikuti kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat – Karya Ilmiah (PKM-KI) yang difasilitasi oleh tiga mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam IAIN Pontianak, yakni Dewi Sulistyawati, S.Pd.I, Nur Abidah, S.Pd.I, dan Dayang M., S.Pd.I. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (19/11/2025) di ruang kelas X A MAN 1 Sanggau.
Kegiatan PKM-KI turut dihadiri oleh dosen pembimbing, Dr. Erwin Mahrus, M.Ag, yang sekaligus memberikan pengantar mengenai tujuan program. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa PKM-KI berfokus pada penguatan karakter siswa melalui pemahaman sejarah lokal serta peningkatan kemampuan menulis ilmiah. “Pemahaman sejarah daerah adalah fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda,” ujarnya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Mad Rais, S.Pd, S.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dipilihnya MAN 1 Sanggau sebagai lokasi kegiatan dan objek penelitian. Ia menegaskan pentingnya mengenalkan sejarah lokal kepada generasi muda.
“Sebagai kepala kantor, saya mengucapkan terima kasih karena MAN Sanggau dipilih sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Di Sanggau ini ada sejarah yang tidak bisa kita lupakan, dan sangat tepat jika anak-anak kita diajak mengenal dan menuliskannya,” tuturnya.
Selama kegiatan berlangsung, para murid didampingi oleh Wakamad Bidang Kesiswaan, Akhmad Kaspul Anwar, S.Ag, serta guru Bahasa Indonesia, Sunartini, S.Pd. Materi yang disampaikan berfokus pada “Literasi Sejarah Lokal sebagai Penguat Karakter Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Sanggau melalui Pelatihan Penulisan Tokoh di Kabupaten Sanggau.” Para peserta didorong untuk menyusun biografi tokoh-tokoh bersejarah di Kabupaten Sanggau sebagai bentuk kontribusi dalam pelestarian sejarah daerah sekaligus membangkitkan rasa bangga terhadap identitas lokal.
Salah satu peserta, Muslimah, mengungkapkan kesan positifnya setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa sangat termotivasi karena materi yang diberikan dinilai sangat bermanfaat bagi pengembangan diri dan persiapan menuju jenjang perguruan tinggi.
“Saya sangat senang dan termotivasi sekali. Materinya luar biasa dan pasti akan menjadi bekal berharga, khususnya bagi kami di kelas XII,” ujarnya.
Kegiatan PKM-KI ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap sejarah daerah, meningkatkan kemampuan literasi, serta memperkuat karakter generasi muda MAN 1 Sanggau.(Humas)





