
Sanggau – Keluarga besar MAN 1 Sanggau menggelar kegiatan pisah kenang bagi dua guru yang memasuki masa purna tugas pada Senin (1/9/2025). Dua guru tersebut adalah Ibu Dra. Hj. Fitriati, pengampu mata pelajaran Fikih, dan Ibu Ir. Hj. Kholis Triharini, pengampu mata pelajaran Fisika.
Dalam kesempatan memberikan pesan dan kesan, Ibu Ir. Hj. Kholis Triharini yang mulai mengajar di MAN 1 Sanggau sejak 2008 mengungkapkan rasa syukur sekaligus haru. Beliau menyampaikan banyak pengalaman berharga selama 17 tahun mengabdi, baik sebagai guru maupun saat mengemban amanah sebagai Wali Kelas, Kepala Laboratorium IPA, hingga Wakil Kepala Madrasah. “Saya berterima kasih kepada keluarga besar MAN 1 Sanggau atas dukungan yang diberikan. Mohon maaf jika ada kekhilafan selama saya bertugas,” ungkapnya.
Sementara itu, Ibu Dra. Hj. Fitriati yang telah mengajar sejak 2005, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan-rekan guru serta siswa yang telah membersamai perjalanan panjangnya. Beliau berpesan agar guru-guru tetap kompak untuk memajukan madrasah dan kepada siswa agar tetap fokus belajar serta menjauhi hal-hal yang dapat menghambat masa depan. Selama bertugas, beliau pernah menjabat sebagai Wali Kelas, Pembina UKS, dan Wakil Kepala Madrasah.
Suasana semakin haru ketika dua perwakilan guru, yakni Ibu Juzmaniah, S.Pd dan Ibu Venny Junida, S.Pd, menyampaikan pesan dan kesan. Mereka menilai kedua guru purna tugas sebagai sosok teladan. Ibu Dra. Hj. Fitriati dinilai sebagai figur aktivis yang mampu membagi waktu antara tugas di madrasah dan organisasi kemasyarakatan. Sementara itu, Ibu Ir. Hj. Kholis Triharini disebut sebagai guru ceria yang melek teknologi serta mampu berperan sebagai teman, saudara, sekaligus orang tua bagi rekan-rekannya.
Kepala MAN 1 Sanggau, Bapak H. Amirudin, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada kedua guru. “Lebih dari 15 tahun pengabdian ini menjadi bukti nyata bahwa beliau berdua adalah guru terbaik yang dimiliki MAN 1 Sanggau. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan,” ucapnya.
Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dari kepala madrasah, dewan guru, dan perwakilan siswa kepada kedua guru purna tugas. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan.









