
SANGGAU – Enam perwakilan anggota OSIM MAN 1 Sanggau, yakni Tria Rasya Azzahra, Fathira Akhdan, Nyemas Raisya Syahlid, Quinza Vaqila, Zahratul Shita, dan M. Bintang Syahbudianto, mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi keamanan siber yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat. Acara tersebut berlangsung pada Rabu (19/11/2025) di Aula Hotel Garden Palace Sanggau.
Kegiatan yang mengusung tema “Edukasi Keamanan Siber: Bijak Berjejak Digital – Membangun Kesadaran dan Keamanan di Ruang Digital” ini mempertemukan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Sanggau. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai ancaman keamanan siber, perlindungan data pribadi, pengenalan terhadap penipuan online dan berbagai bentuk serangan siber, serta membentuk kebiasaan menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan platform digital lainnya. Penyuluh dari Diskominfo Kalbar menekankan bahwa Indonesia termasuk negara yang rentan mengalami serangan phishing, yaitu upaya peretasan data pribadi secara sengaja untuk tujuan tertentu. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara mencegah dan mengatasi ancaman tersebut.
Salah satu peserta, Quinza Vaqila, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan ini.
“Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat dan membuat kami lebih waspada dalam menghadapi ancaman cyber,” ujarnya.
Peserta lain, M. Bintang Syahbudianto, juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini membantunya memahami lebih jauh tanda-tanda ketika akun digital dicoba diakses oleh pihak tidak dikenal.
“Saya jadi tahu ciri-ciri akun saat ingin diretas, cara mencegahnya, serta bagaimana menjaga keamanan siber,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa MAN 1 Sanggau semakin siap menghadapi tantangan digital dan mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab.(Humas)



